HMJ BSA dan Seminar Nasional

FUDAUIN Banten, Ahad (19/11/2017), Novelis terkenal “ayat-Ayat Cinta” Habiburrahman el-Shirazy, mengisi acara Seminar Nasional yang di selenggarakan oleh Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Ushuluddin dan Adab, dengan tema : “Akulturasi Kesenian dan Kesastraan demi Peradaban”.

Dr. Uib Sholahuddin Al Ayubi, MA, dalam sambutannya mengatakan, bahwa seminar ini merupakan rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Jurusan BSA, setiap tahunnya, ia berharap ke depan harus mengundang para tokoh yang terkenal baik di level Nasional maupun Internasional. Dan Wakil Dekan Tiga Bidang Kemahasiswaan dan Kerjsama ini, menambahkan bahwa kami di DEMA, SEMA, dan HMJ baru saja menyelesaikan acara yang kolosal, “FUDA EKSPO, Epresssing Talent”

“kami sangat bangga dengan anak-anak kami terutama Jurusan BSA, yang kali mengundang Kang Abik (panggilan akrab Habiburrahman), dan juga kami bangga dengan para dosen Jurusan BSA yang telah mendukung kegiatan “Semarak Sastra”, dan kali ini temanya sangat menarik, yaitu “Akulturasi Kesenian dan Kesastraan demi Peradaban”. Kesenian merupakaan ekspresing kesastraan, dan bagian dari peradaban, dan peradaban merupakan budaya, dan bentuk-bentuk budaya seperti prilaku, benda, dan seni/sastra, merupakan penopang peradaban”, ungkapnya.

Kang Abik, mengatakan bahwa akulturasi kesenian dan kesastraan, pasti akan bertemu dimana pun, dan kapanpun, “contoh hari ini saya menggunakan pakaian adat Banten, pake romal dan baju khas Baduy“. Selanjutnya kesenian merupakan ekspresi, sastra pun demikian merupakan expresi jiwa, namun bila dipadukan seni dan sastra akan lebih menarik lagi, contoh seperti Taufik Ismail membuat puisi yang sangat hebat, dan kehebatan puisi ini justru lebih hebat lagi dibawakn dengan musikalisasi puisi, dalam hal ini puisi-puisi Taufik Ismail dikolaborasi dengan musik BIMBO bersaudara.

Disamping seminar, Kang Abik juga memberikan tips creatif writing. Pertama, harus ada ide yang berlian dan mendalam, Kedua, Penulisan judul yang menarik  “seksi”, sehingga orang penasaran pengen membaca. Ketiga, karakter yang harus kuat para tokoh-tokohnya di dalamnya, keempat, kuasai lingkungan, dimana kita menulis.

Selanjutnya Panitia mengatakan bahawa acara Semarak Sastra ini sudah kami laksanakan seetiaptahunnya, dan mengundang para tokoh kaliber di dunia. Seminar ini juga dihadiri oleh para undangan dari kalangan mahasiswa,ibu-ibu, Forum Lingkar Pena (FLP) Prov. Banten, serta para Fans Kang Abik. [NgAnindhi)

Berita Terkait