Peningkatan Kemampuan Pegawai, FUDA Hadirkan Purnabakti Dosen

Peningkatan Kemampuan Pegawai, FUDA Hadirkan Dosen Purnabakti

FUDA (8/12/2022) – Dengan mengusung tema “Peningkatan Kemampuan Administrasi dan Manajemen Tenaga Kependidikan dan Dosen”, Fakultas Ushuluddin dan Adab, FUDA UIN SMH Banten mengadakan kegiatan peningkatan kemampuan pegawai yang dilaksanakan di Aula FUDA Kampus 2 UIN SMH Banten, Kamis (8/12/2022). Kegiatan yang dihadiri puluhan pegawai di lingkungan FUDA ini dikemas secara kekeluargaan dengan menghadirkan narasumber dosen purnabakti FUDA, Drs. Sahwandi Damiri, M.M., dan Dosen serta peneliti senior Sejarah Peradaban Islam FUDA, Dr. Ahmad Sugiri, M.Ag.

Dekan FUDA, Dr. Mohamad Hudaeri, M.Ag., dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan tenaga pendidik dan kependidikan yang berkontribusi pada peningkatan produktivitas, efektivitas, dan efisiensi organisasi. “Selain silaturahmi dan refleksi, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan tenaga kependidikan dan dosen melalui pengkajian sejarah dan pengalaman dari para narasumber,” ungkapnya.

Drs. Sahwandi Damiri, M.M. dalam paparannya mengatakan bahwa perenungan dan refleksi menjadi penting bagi pegawai agar dia tidak asik dengan dirinya dan dengan alamnya saja. Menurutnya, manusia itu relatif, dinamis, karenanya hendaklah manusia dipandang sebagai sesama subjek, tidak subjek-objek. “Basicnya Individu-individu itu sebagai subjek, ini pandangan Ushuluddin seperti itu. Jangan semua jadi objek apalagi digeneralisir,” jelasnya. Selain itu, Drs. Sahwandi juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, aman dan tentram, juga komitmen bersama untuk merawat, memupuk, dan membangun lembaga yang dicintai tersebut salahsatunya karena sebab rizquhu fi baladih.

Sementara, Dr. Ahmad Sugiri, M.Ag, mengawali pembahasannya seputar historisitas perkembangan UIN SMH Banten dan FUDA disertai kupasan perkembangan tatakelola, administrasi, dan manajemen dari waktu ke waktu. Dalam penyampaiannya, Dr. Sugiri menekankan beberapa point penting diantaranya: hendaknya niat bekerja itu tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk orang lain; pentingnya manajemen waktu dan perencanaan; pengelolaan administrasi yang efektif melalui sarana digital yang telah mumpuni; kedisiplinan; serta pentingnya silaturahim. “Niat bekerja jangan sekedar untuk diri kita sendiri, bekerjalah untuk orang lain, karena sebaiknya-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Berkaitan administrasi, dahulu sifatnya manual yang berdampak pada potensi kesalahan teknis administratif menjadi besar, sementara saat ini keberadaan digital dapat memudahkan administratif sehingga potensi kesalahan-kesalahan teknis misalnya, itu dapat diminimalisir dan membuatnya dapat lebih efektif dan efisien,” katanya.

Mengakhiri materinya sekaligus menjelang masa purnabaktinya, Dr. Sugiri menyampaikan permohonan maaf jika dalam pergaulan saat aktif baktinya selama ini, didapati banyak kekeliruan dan kesalahan seraya berharap dapat terus mengabdi di lembaga tercintanya. “Terakhir, sebagai manusia biasa, saya memohon maaf jika selama beberapa tahun bergaul dengan teman-teman, mungkin banyak kekeliruan dan kesalahan, juga saya berharap dapat terus mengabdi di lembaga ini selama hayat dikandung badan” tandasnya. Kegiatan tersebut diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh H. Mus’idul Millah, M.Ag yang kemudian disusul dengan foto bersama dan ramah tamah. (luthfi)

Scroll to Top