2 Dosen Ilmu Hadis FUDA Menjadi Narasumber dalam Konferensi Nasional

2 Dosen Ilmu Hadis FUDA Menjadi Narasumber dalam Konferensi Nasional

Yogyakarta, 22 Juli 2022 – Asosiasi Ilmu Hadis (Asilha) akhirnya kembali melaksanakan acara Annual Conference dan Rapat Kerja Nasional Pengurus Asliha, setelah dua tahun vakum sejak pandemi Covid-19. Acara yang seyogyanya diadakan di Palembang ini — karena pertimbangan kondisi pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya aman — dialihkan ke Yogyakarta di University Hotel UIN Sunan Kalijaga Jl. Solo KM 10 Maguwoharjo. Acara berlangsung pada tanggal 20 s/d 22 Juli 2022 dihadiri oleh dosen-dosen Ilmu Hadis dari berbagai perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk dua nara sumber dari dosen prodi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten: Masrukhin Muhsin dan Muhammad Alif.

Dalam sembutan pembukaan Annual Conference Asilha, Prof. Dr. Phil. Al Makin, M.A. selaku Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memberi pesan agar dosen-dosen ilmu hadis fokus berdedikasi untuk mendalami dan mengembangkan ilmu hadis dan tidak terpengaruh oleh budaya populer. Sementara itu, ketua Asilha Prof. Dr. Anton Atho’illah, MM. dalam berbagai kesempatan pada acara tersebut menyampaikan pesan-pesan percepatan kenaikan jabatan fungsional, penguatan program studi ilmu hadis, peningkatan kualitas karya tulis dan dan upgrading jurnal-jurnal yang dikelola oleh anggota Asilha.

Pada acara Annual Conference ini sekitar 50 lebih artikel dari kalangan dosen Asilha dan umum yang lolos seleksi, kesemuanya dibahas dalam empat kelompok forum: Studi Hadis dan Sains, Studi Living Hadis, Studi Hadis dan Kawasan serta Studi Ulumul Hadis. Dalam salah satu artikel studi living hadis yang presenetasikan oleh Muhammad Alif misalnya, menawarkan untuk meninjau ulang studi living hadis dari perspektif antropologi, di mana nilai-nilai hadis dalam antropologi diposisikan sebagai sistem budaya, sedangkan praktek living hadis diposisikan sebagai sistem sosial, sehingga teks-teks hadis yang mengandung nilai-nilai budaya serta praktek-praktek terhadap nilai-nilai hadis dapat dikomparasi sebagai teks dan pembacaan teks.

Pada acara rakernas yang digelar usai Annual conference pengurus Asilha melahirkan beberapa program kerja yang terkait dengan penguatan SDM Asilha, penguatan Lembaga, Penguatan Jurnal di lingkungan Asilha, kerjasama international, pembuatan server rxiv dan lain-lain. Pade rakernas kali ini pula disepakati bahwa Annual Confernce Asilha tahun 2023 akan diselenggrakan di Palembang. (Alif)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top