68 Mahasiswa Ilmu Hadis UIN Palembang Belajar Digitalisasi Hadis di UIN Banten

Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Pelatihan Digitalisasi Hadis dan MBKM Studi Hadis Digital di Aula Tarbiyah dan Keguruan kampus 2 pada Kamis, 14/07/2022

Serang – Sebanyak 68 Mahasiswa Prodi Ilmu Hadis UIN Raden Fatah Palembang berkunjung ke UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam rangka Praktikum Profesi Lapangan belajar studi hadis digital pada Kamis 14 sampai dengan Minggu 17 Juli 2022.

Seperti yang disampaikan Almunadi, bahwa kedatangan para mahasiswa ini sebagai bentuk kehausan pengetahuan terhadap studi hadis digital. “Beberapa bulan lalu, Pak Muhammad Alif dosen Ilmu hadis UIN Banten memberikan kuliah tamu di Palembang tentang hadis digital, kami merasa besar keinginan untuk belajar itu ke UIN Banten.” Tutur ketua prodi Ilmu Hadis itu.

Acara yang dilaksanakan di kampus 2 itu, dalam kesempatan pembukaan turut hadir Rektor UIN Banten, ia mengatakan kunjungan ini memiliki nilai silaturahmi yang sangat baik. Adanya MBKM studi hadis digital bagian dari merespon tranformasi digital dalam bidang hadis.

“Situasi dan kondisi sekarang dibutuhkan cepat untuk menyelesaikan permasalah seperti dalam hadis, untuk menentukan pentakhrijan dan melihat antara hadis yang sahih dan yang palsu, maka di sinilah dibutuhkannya digitalisasi hadis, untuk merespon cepat masalah-masalah yang terjadi.” Imbuhnya.

Selain itu, dikatakan Wakil Dekan Satu Sholahuddin Al Ayubi Kegiatan MBKM Studi Hadis Digital merupakan tindak lanjut MOA ketika kunjungan ke UIN Palembang. “Ini merupakan wujud MOA tersebut dalam bentuk MBKM. Atas nama Dekan, menyampaikan ucapan terima kasih kedatangan para mahasiswa UIN Palembang untuk berbagi ilmu tentang hadis digital. “Ucapnya.

Sebagaimana diketahui, studi hadis digital merupakan bagian dari mata kuliah Ilmu hadis yang dikembangkan dalam bentuk aplikasi. “Studi hadis digital yaitu bagaimana kita mampu mendigitalisasi hadis dalam bentuk tematik bahkan sampai mencari kesahihan hadis melalui aplikasi yang kita buat, sehingga produk hadis digital, yaitu mahasiswa bisa membuat aplikasi hadis yang saat ini dibutuhkan di tengah masyarakat.” Tutur Muhammad Alif Ketua Jurusan Ilmu Hadis UIN Banten sekaligus penggagas pembuatan aplikasi hadis digital. (Salim/)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top