Childfree Dalam Pandangan Maqashid Syariah (Hifz Nasl)
Berdasarkan Qs. Asy-Syu’ara: 49-50
DOI:
https://doi.org/10.32678/65w23k14Keywords:
Childfree, Maqashid Syariah, Hifz al-Nasl, QS. As-Syu’ara: 49-50, PernikahanAbstract
Maraknya fenomena childfree di era modern memicu perdebatan karena dinilai menggeser nilai sosial dan pemahaman terhadap hukum Islam klasik, yang berorientasi pada kelangsungan garis keturunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan fenomena childfree berdasarkan paradigma Maqashid Syariah yang berfokus pada pilar perlindungan keturunan (hifz al-nasl). Penelitian kualitatif kepustakaan (library research) ini menggunakan teks Al-Qur'an pada surah As-Syu'ara ayat 49-50, beserta kitab-kitab tafsir yang berkaitan dengan objek penelitian in. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. As-Syu’ara: 49-50 menempatkan anak sebagai anugerah (yahabu) dari Allah, sehingga penolakan keturunan secara mutlak tanpa uzur syar'i dinilai menciptakan "kemandulan buatan" yang bertentangan dengan tujuan universal pernikahan. Namun, dalam pandangan hukum Islam, hal ini tidak bersifat jeneralis karena keputusan childfree tetap ditoleransi dan dianalogikan seperti konsep 'azl apabila didasari oleh kemaslahatan yang darurat, seperti indikasi medis atau kesehatan batin. Penelitian ini memberikan kontribusi secara teoretis dalam mendinamisasikan hukum Islam kontemporer agar tetap kontekstual dalam merespons isu-isu sosial modern.
References
Al-Ghazali, Abu Hamid. Ihya ‘Ulum al-Din. Vol. 2. Beirut: Dar al-Ma'rifah, n.d.
Al-Maraghi, Ahmad Musthafa. Tafsir Al-Maraghi. Vol. 25. Mesir: Musthafa al-Babi al-Halabi, 1946.
Al-Qaradawi, Yusuf. Al-Halal wa al-Haram fi al-Islam. Kairo: Maktabah Wahbah, 1997.
Al-Zuhaili, Wahbah. Al-Tafsir al-Munir fi al-’Aqidah wa al-Syari’ah wa al-Manhaj. Vol. 13. Damaskus: Dar al-Fikr, 2009.
“Childfree dalam Pandangan Maqashid Syariah.” YUSTISI: Jurnal Hukum & Hukum Islam 10, no. 2 (2023): 119–130.
Conoras, Ahmad Abdullah, dkk. “Praktik Poligami Tanpa Izin di Bacan Timur Halmahera Selatan.” Indonesian Journal of Shariah and Justice 3, no. 1 (2023): 41–56.
Fauzan, Ahmad. “Childfree Perspektif Hukum Islam.” Jurnal As-Salam 5, no. 1 (2022): 1–15.
Fauzan, Husni, dan Dzulkifli Hadi Imawan. “Pemikiran Maqashid Syariah Al-Tahir Ibn Asyur.” al-Mawarid Jurnal Syariah dan Hukum (JSYH) 5, no. 1 (2023): 101–114.
Ismet, Abdul Azis, dan Moh. Khoirul Fatihin. “Pandangan Hukum Islam dan Hak Reproduksi Terhadap Fenomena Pilihan Hidup Childfree Pasangan Suami Istri.” Jurnal As-Salam 7, no. 2 (2024): 161–178.
Jalili, Ahmad. “Teori Maqashid Syariah Dalam Hukum Islam.” TERAJU: Jurnal Syariah dan Hukum 3, no. 2 (2021): 71–80.
Kementerian Agama RI. Al-Qur'an dan Tafsirnya (Edisi Sempurna). Vol. 8. Jakarta: Widya Cahaya, 2011.
Nafis, M. Cholil. Fikih Keluarga: Menuju Keluarga Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah. Jakarta: Mitra Wacana Media, 2018.
Nazira, Alya, dkk. “Analisis Konsep Childfree pada Generasi Muda.” Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora (JIIH) 2, no. 4 (2024): 114–125.
Putri, Bella Kharisma, dan Azmi Fitrisia. “Childfree dalam Prespektif Filsafat Eksistensialisme.” Innovative: Journal Of Social Science Research 3, no. 6 (2023): 8392–8405.
Putri, Qorry A'yuna. “Konsep Kewajiban Keturunan Dalam Islam dan Fenomena Childfree Di Kalangan Gen Z Ditinjau dari Mashlahah Mursalah.” Syntax Idea 6, no. 8 (2024): 3386–3400.
Ramadhan, Taufiq, dan Wahida Aulia Fahrani. “Fenomena Childfree dalam Pandangan Hukum Islam Perspektif Maqashid Al-Syari'ah dan Relevansinya dengan Harta Waris.” Sahaja: Journal Sharia and Humanities 3, no. 2 (2024): 335–345.
Saparudin, dan Kholilurrohman. “Implikasi Hukum Islam Terhadap Fenomena Pilihan Hidup Childfree Pasangan Suami Istri.” Islamic Family Law Journal 4, no. 2 (2024): 115–124.
Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Vol. 12. Jakarta: Lentera Hati, 2002.
Syarif, Muhammad, dan Furqan. “Maqashid Al-Syariah Kesepakatan Pasangan Suami Isteri Tidak Memiliki Anak (Childfree) dalam Perspektif Hukum Islam.” Jurnal Al-Ijtimaiyyah 9, no. 1 (2023): 45–60.
Wibisana, Wahyu. “Pernikahan dalam Islam.” Jurnal Pendidikan Agama Islam - Ta'lim 14, no. 2 (2016): 185–193.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Azkiya 'Azizah Yaya, Noor Hasanah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright Notice

Al-Fath: http://jurnal.uinbanten.ac.id/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
An author who publishes in Al-Fath agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).
Privacy Statement
The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party.



