Tradisi Fidyah Salat dan Puasa bagi Mayit di Kampung Pangabuan Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon (Studi Living Hadis)

Authors

  • Khoirul Alfiyani Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten Author

DOI:

https://doi.org/10.32678/pevgab82

Keywords:

Living Hadis, Fidyah Salat dan Puasa, Ritual Geong, Solidaritas Sosial

Abstract

Penelitian ini mengkaji tradisi fidyah salat dan puasa bagi mayit di Kampung Pangabuan, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, dengan pendekatan living hadis. Permasalahan utama penelitian ini adalah bagaimana masyarakat memahami dan mempraktikkan fidyah di tengah perbedaan pandangan ulama, yakni fidyah salat dan puasa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan tokoh agama dan masyarakat, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fidyah dipahami sebagai bentuk tanggung jawab keagamaan dan kehati-hatian (iḥtiyāṭ) keluarga untuk melunasi tanggungan ibadah almarhum. Ritual Geong yang dilakukan masyarakat dengan penggunaan beras atau uang sebagai fidyah memperlihatkan adanya penyesuaian pemahaman hadis dengan konteks sosial dan budaya masyarakat. Meskipun praktik ini secara normatif masih berada dalam ranah khilafiyah, tetapi praktik ini tetap dipertahankan karena memiliki makna spiritual dan fungsi sosial, terutama dalam memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap fakir miskin. Penelitian ini menegaskan bahwa tradisi fidyah di Cilegon merupakan bentuk living hadis, di mana hadis dihidupi dan dipraktikkan dalam tradisi keagamaan lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Dimyāṭī, Abī Bakr Ibn al-Sayyid Muḥammad Syaṭā. Iʻānah Al-Ṭālibīn. Bairūt: Dār al-Fikr, n.d.

Al-Kandhalawi, Maulana Mauhammad Zakariya. Kitab Talim: Himpunan Kitab Fadhilah Amal, n.d.

Al-Nasa’i, Ahmad ibn Shu’ayb. Al-Sunan Al-Kubra. 3rd ed. Beirut: Muassasah al-Risalah, n.d.

Amanullah, Alim. “Hasil Wawancara Dengan Masyarakat Kampung Pangabuan,” 2025.

An-Nawawi, Yahya bin Sharaf. Al-Majmū‘ Syarḥ Al-Muhadzdzab. 6th ed. Beirut: Dār al-Fikr, n.d.

Arrasid, Faizul. “Hasil Wawancara Dengan Pemuda Masjid Kampung Pangabuan,” 2025.

Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandia Kota Cilegon. “Profil Data Statistik Sektoral Kota Cilegon,” 2023, 1–148.

Hakim, Lukman, and Ahmad Sunawari Long. “The Tradition of Tulak Breuh as a Fidyah of Prayer in Aceh Besar Society: A Study of Law Theology.” Samarah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam 5, no. 1 (2021): 191–209.

Harahap, Abdul Aziz. “Islamic Legal Thinking on the Fidyah Tradition of Death in the Barumun Community.” TATHO: International Journal of Islamic Thought and Sciences 2, no. 2 (2025): 153–62. https://doi.org/10.70512/tatho.v2i2.81.

Hayati, Siti Muna, and Husnul Khitam. “Bahilah Di Hulu Sungai Utara: Penebus Dosa Ala Urang Amuntai.” Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat 14, no. 2 (2018): 82–89.

Ibn al-Ḥajjāj, Muslim. Al-Musnad Al-Ṣaḥīḥ Al-Mukhtaṣar Bi Naql Al-ʻAdl ʻan Al-ʻAdl Ilā Rasūl Allāh Ṣallā Allāh ʻalaih Wasallam. Edited by Muḥammad Fu’ād ʻAbd al-Bāqī. Vol. 1–5. Dār Iḥyā’ al-Turāṡ al-ʻArabiy, 1955.

Jarajap, Inawati Mohammad Jainie, Mukhlis Anshari, Naimah Naimah, Anwar Hafidzi, and Lutfi Lutfi. “Optimizing Banjar Community Fiqh: Bahilah Practice for the Deceased in South Kalimantan.” Potret Pemikiran 28, no. 1 (2024): 154–70.

“Kecamatan Ciwandan Dalam Angka 2024.” Cilegon, 2024.

Manan, Abdul, Muhammad Arif Fadhilah, Kamarullah, Cut Intan Salasiyah, and Saprijal. “Tulak Breuh as Paying Fine within Muslim Communities in Aceh: The Practice, Perspectives, and Debate.” Contemporary Islam 18, no. 1 (2024): 153–77.

Masuhi. “Hasil Wawancara Dengan Tokoh Masyarakat Kampung Pangabuan,” 2025.

Nawawi al-Jawi, Muhammad ibn ‘Umar. Nihayah Al-Zain Fi Irsyad Al-Mubtadi’in. Syarikah al-Nur Asia, n.d.

Sabiq, Sayyid. Fiqh Al-Sunnah. 1st ed. Dar al-Fikr, 1983.

Saifuddin Zuhri dan, and Subkhani Kusuma Dewi. Living Hadis; Praktik, Resepsi, Teks, Dan Transmisi. Yogyakarta, 2018.

Sati, Ali. “The Tradition of Tulak-Manulak (Sharing and Receiving) of Rice As An Effort for Compensation (Fidyah) for Prayer and Fasting.” World Journal of Islamic Learning and Teaching 1, no. 2 (2024): 48–60.

Shesa, Laras, and Agus Riyan Oktori. “Traditional Impacities in The Frame of Worship: A Study of Fidyah Semyang Ritual in Suka Datang Village, North Curup Sub-District.” AJIS: Academic Journal of Islamic Studies 7, no. 1 (2022): 93–114.

Sofwan, Nurkholis. “Hukum Islam Dalam Tradisi Masyarakat Nahdliyyin: Implementasi Fidyah Salat Bagi Orang Meninggal Di Indramayu.” Tashwirul Afkar 38, no. 1 (2020): 113–31.

Downloads

Published

2025-12-31