Historiografi Hadis Periode Muta'akhkhirin (Abad 4-10 H): Transformasi dan Karakteristik Keilmuan
DOI:
https://doi.org/10.32678/81sgj650Keywords:
Historiografi Hadis, Muta'akhkhirin, Transformasi MetodologisAbstract
Penelitian ini mengkaji perkembangan historiografi hadis pada periode muta’akhkhirīn (abad ke-4–10 Hijriah) dengan menitikberatkan pada transformasi metodologis dan karakteristik keilmuannya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan, penelitian ini menerapkan metode deskriptif-analitis dan historis-kritis untuk menganalisis sumber primer berupa literatur hadis klasik serta karya-karya sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode muta’akhkhirīn tidak dapat dipahami sebagai fase stagnasi atau repetisi, melainkan sebagai fase konsolidasi dan pematangan epistemologis dalam keilmuan hadis. Terjadi pergeseran orientasi dari penghimpunan dan periwayatan langsung menuju pengolahan, klasifikasi, verifikasi, dan interpretasi terhadap hadis yang telah terkodifikasi. Transformasi ini ditandai dengan berkembangnya berbagai genre karya hadis seperti syarah, takhrīj, zawāʾid, al-aṭrāf, dan kompilasi tematik, yang mencerminkan spesialisasi dan sistematisasi keilmuan. Selain itu, fungsi sanad mengalami perluasan dari alat verifikasi menjadi simbol kesinambungan otoritas keilmuan. Dengan demikian, historiografi hadis pada periode muta’akhkhirīn memiliki kontribusi signifikan dalam memperkuat kerangka metodologis serta menjaga keberlanjutan tradisi keilmuan hadis dalam khazanah intelektual Islam.
Downloads
References
Al-Khatib, M. ’Ajjaj. Al-Sunnah Qabla Al-Tadwin. Beirut: Dar al-Fikr, 1980.
Arifin, Muhammad Syamsul, Nur Hadiati Janah, dan Labib Muhammad. “Periodisasi Perkembangan Hadis dalam Khazanah Islam.” Al-Bayan: Journal of Hadith Studies 1, no. 1 (2022): 39–50.
Ash-Shiddieqy, Prof. Dr. Teungku Muhammad Hasni. Sejarah & Pengantar Ilmu Hadits. Jakarta: Bulan Bintang, 1980.
———. Sejarah & Pengantar Ilmu Hadits. 3rd ed. Semarang: Putaka Rizki Putra, 2009.
Assagaf, Ja‘far. “HISTORIOGRAFI HADIS: ANALIS EMBRIO, PEMETAAN DAN PERKEMBANGANNYA.” Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Volume 24 Nomor 1 (April 2022).
’Itr, Dr. Nuruddin. ’Ulumul Hadis. Cetakan kelima. Terjemahan dari Manhaj a-Naqd fi ’Ulum al-Hadis diterjemahkan oleh Drs. Mujiyo. Damaskus: Dar al-Fikr. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset, 2017.
Karim, Dr. Ma’bad Abdul, Dr. Mustafa Muhammad Sayyid Abu Imaroh, Dr. Jalaluddin Ismail Ajwah, dan Dr. Muhammad Muhammad Asy-Syarif. Manahij al-Muhaddisin fi al-Qarn al-Rabi’ al-Hijry wa Maa Talaa hu. Diktat Fak. Ushuluddin Prodi Hadis Universitas al-Azhar. Cairo: Universitas al-Azhar, 2020.
Khon, Dr. H. Abdul Majid. Ulumul Hadis. 1st ed. Jakarta: Amzah, 2008.
Purba, Asnan. “SEJARAH KODIFIKASI SUNNAH (Telaah Historis Abad III dan IV H).” UNIVERSUM 16, no. 1 (2022).
Purwaningsih, Yuli dan Mahmudi. “Al-Qur’an dan Hadist.” Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal 6, no. 11 (November 2024). https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i11.3227.
Sakhāwī, Shams al-Dīn Abū al-Khayr Muḥammad ibn ‘Abd al-Raḥmān ibn Muḥammad ibn Abī Bakr ibn ‘Uthmān ibn Muḥammad al-. al-I‘lān bi al-Tawbīkh li-man Dhamma Ahl al-Tārīkh (taḥqīq: al-Ẓufayrī). Riyadh: Dār al-Ṣumay‘ī li al-Nashr wa al-Tawzī‘, 2017.
Samsir. “Kecirian Periode Muta’akhirin Perspektif Ash-Shiddiqie Dalam Penulisan Sejarah Hadis: Kajian Historiografi Hadis.” Amsal Al-Qur’an: Jurnal Al-Qur’an dan Hadis 2, no. 1 (Maret 2025): 78–92. https://doi.org/10.63424/amsal.v2i1.244.
The Origins of Islamic Jurisprudence: Meccan Fiqh Before the Classical Schools Translated by Marion H Katz. With Harald Motzki. Leiden: Brill, 2021.
Zahw, Muhammad Abu. The History of Hadith : Historiografi Hadits Nabi Dari Masa Ke Masa. 2nd ed. Depok: Keira Publishing, 2015.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dhiwa Adlani Nahar, Izzadheva Haramain (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
-
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
-
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
-
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


