FUDA UIN SMH Banten Ekspansi Global: Teken MoA di China Lewat Skema Al-Baasith

HAINAN, CHINA – Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUDA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten resmi melebarkan sayap kerja samanya ke kancah internasional. Dalam kunjungan resmi yang berlangsung pada 2 hingga 6 Februari 2026, FUDA melakukan penandatanganan kerja sama strategis dengan Hainan College of Foreign Studies, Provinsi Hainan, China.
Langkah ini merupakan implementasi dari Skema Al-Baasith, sebuah visi besar dekanat untuk membangun jejaring kuat di wilayah Asia Barat, Asia Selatan, Asia Timur, Asia Tenggara, hingga Asia Tengah. Skema ini digulirkan menyusul kesuksesan skema Al-Jabbar yang sebelumnya fokus pada penguatan jaringan lokal dan domestik.
Kolaborasi Riset dan Pengabdian di Sanya
Kerja sama ini tidak sekadar seremoni di atas kertas. Fokus utama dari kemitraan ini mencakup:

  • Riset Internasional Kolaboratif: Penelitian bersama antara akademisi FUDA dan Hainan College of Foreign Studies.
  • Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional: Kegiatan sosial dan edukasi yang dipusatkan di Masjid Nankai, Sanya, untuk mempererat hubungan lintas budaya dan agama.
    Delegasi yang hadir langsung di Hainan memberikan pandangan optimis terkait masa depan kerja sama ini:
    Dr. Masykur, M.Hum (Dekan Fakultas Ushuluddim dan Adab UIN SMH Banten) menyatakan maksud kunjungan ke China ini.

“Penandatanganan ini adalah tonggak sejarah bagi FUDA. Setelah sukses dengan Skema Al-Jabbar di tingkat lokal, melalui Skema Al-Baastih ini kami ingin membuktikan bahwa kualitas akademik dan pengabdian UIN Banten mampu bersaing dan memberi warna di Asia Timur, khususnya di Hainan.”

Sementara itu, Dr. Endang Saeful Anwar, M.A (Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FUDA) menjelaskan bahwa :

“Kerja sama internasional ini adalah pintu masuk bagi mahasiswa dan dosen kami untuk terlibat dalam kancah global. Fokus kami adalah memastikan implementasi PkM di Masjid Nankai berjalan berkelanjutan, sehingga kehadiran FUDA dirasakan manfaatnya secara nyata oleh komunitas Muslim di Sanya.”

Peserta yang lain, Dr. Andi Rosa, M.A selaku Kaprodi Ilmu Hadis mengatakan :

“Dari perspektif prodi, riset kolaboratif ini akan memperkaya literatur dan metodologi penelitian kami. Bertukar gagasan dengan institusi di China memberikan perspektif baru dalam melihat dinamika sosial dan keagamaan di Asia Timur.”

Kunjungan ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi kolaborasi-kolaborasi berikutnya di bawah payung Skema Al-Baasith guna mewujudkan visi UIN SMH Banten sebagai kampus unggul dan terkemuka di level internasional.

Leave a Reply