DEMA FUDA UIN SMH Banten Gelar Rapat Kerja 2026, Perkuat Konsolidasi Intelektual dan Gerakan Progresif

SERANG — Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (DEMA-F) Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUDA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten resmi menggelar agenda Rapat Kerja pada hari ini, Senin (8/6/2026). Bertempat di Aula Lantai 2 Gedung FUDA Kampus 2 UIN SMH Banten, kegiatan strategis ini mengusung tema besar “Konsolidasi Intelektual dan Penguatan Strategis dalam Mewujudkan DEMA FUDA yang Progresif, Kolaboratif, dan Berkemajuan”.

Acara ini dibuka secara langsung oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN SMH Banten, Dr. Masykur, M.Hum. Perhelatan ini juga turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dekanat, delegasi Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) tingkat Universitas, serta jajaran pengurus DEMA-F FUDA yang akan merumuskan arah gerak organisasi selama satu periode ke depan.

Dalam sambutan pembukaannya, Dekan FUDA memberikan apresiasi tinggi terhadap visi yang dibawa oleh para pengurus baru.

“Tema yang diangkat hari ini sangat relevan dengan visi besar fakultas. Kami berharap program kerja yang dirumuskan oleh DEMA-F ke depan tidak hanya bersifat seremonial belaka, tetapi juga berbasis pada penguatan nalar kritis dan pengembangan tradisi intelektual yang mampu membawa nama baik FUDA ke tingkat yang lebih tinggi. Fakultas akan selalu mendukung langkah-langkah berkemajuan yang digagas mahasiswa,” ujar Dekan FUDA.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FUDA, Endang Saeful Anwar menekankan pentingnya sinergi dan perumusan strategi yang matang dalam berorganisasi.

“Penguatan strategis harus dimulai dari soliditas internal para pengurus. DEMA FUDA harus mampu memposisikan diri sebagai mitra strategis fakultas dalam mencetak mahasiswa yang tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga berprestasi secara akademis dan memiliki jiwa kolaboratif yang kuat,” tegas Wakil Dekan III.

Di sisi lain, Ketua DEMA-F FUDA, Alan Maulana, dalam sambutannya menegaskan bahwa Rapat Kerja ini merupakan momentum krusial untuk menyamakan frekuensi gagasan antar pengurus.

“Konsolidasi intelektual adalah fondasi utama kita. DEMA FUDA tidak boleh sekadar menjadi event organizer kegiatan, melainkan harus menjadi dapur gagasan yang progresif. Melalui raker ini, kami berkomitmen untuk mendobrak ego sektoral dan menciptakan ruang-ruang kolaborasi yang nyata, agar cita-cita mewujudkan DEMA FUDA yang berkemajuan dapat kita wujudkan secara kolektif,” ungkap Alan.

Dukungan penuh terhadap langkah DEMA-F FUDA juga datang dari pengurus DEMA tingkat universitas. Perwakilan DEMA UIN SMH Banten yang turut hadir menyampaikan harapannya agar FUDA dapat terus menjadi pelopor gerakan konstruktif di lingkungan kampus.

“Kami melihat potensi intelektual yang sangat besar di FUDA. Kolaborasi antara DEMA Fakultas dan DEMA Universitas harus terus dipererat ke depannya. Langkah progresif dan strategis yang dicanangkan oleh kawan-kawan DEMA FUDA hari ini merupakan suntikan energi positif bagi arah gerak mahasiswa di UIN SMH Banten secara keseluruhan,” tuturnya.

Setelah seremoni pembukaan yang berlangsung khidmat, agenda Rapat Kerja dilanjutkan dengan sidang-sidang komisi. Dalam sidang tersebut, seluruh pengurus merumuskan cetak biru (blueprint) program kerja strategis yang akan menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan Fakultas Ushuluddin dan Adab selama satu periode kepengurusan mendatang.

Tinggalkan Balasan