Pentingnya meningkatkan mutu sumber daya masyarakat (SDM) dan layanan akademik melalui digitalisasi yang berdampak. Dalam era digitalisasi saat ini, Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten berkomitmen untuk meningkatkan mutu layanan dan SDM akademik agar dapat menciptakan inovasi dan kreativitas ilmu pengetahuan bagi masyarakat lokal, regional, dan global. Visi fakultas Ushuluddin dan Adab...Baca Lebih Lanjut
Pada tanggal 2-6 Februari 2026, kami bertiga, Dekan (Dr. Masykur, M.Hum), Wakil Dekan III (Dr. Endang Saeful Anwar, Lc., M.A), dan Kepala Prodi Ilmu Hadis (Dr. Andi Rosa, M.A), Fakultas Ushuluddin dan Adab, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, ingin menyampaikan bahwa kami akan menjalin kerja sama dengan Hainan College of Foreign Studies dan Hainan Moslem...Baca Lebih Lanjut
Pada musim hujan banjir telah menjadi fenomena yang sering terjadi di Indonesia, terutama di kota-kota besar, seperti Jakarta, Semarang, dan Bandung. Apakah banjir merupakan tradisi yang tidak dapat dihindari ataukah kesalahan tata ruang yang dapat diperbaiki? Sebagai akademisi Ushuluddin dan Adab, isu ini layak dikaji dari perspektif keilmuan Islam dan filsafat. Tata Ruang yang TepatDalam...Baca Lebih Lanjut
Dalam era globalisasi dan perubahan geopolitik, peran akademisi menjadi semakin penting dalam menguatkan demokrasi Pancasila dan kemandirian nasional. Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa akademisi memiliki peran strategis dalam memperkuat demokrasi Pancasila dengan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang nilai-nilai demokrasi yang sesuai dengan konteks Indonesia. Akademisi dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang nilai-nilai demokrasi Pancasila melalui pendidikan, melakukan...Baca Lebih Lanjut
Di kampus, kita akrab dengan angka, teori, dan metodologi. Namun, nilai kerap tercecer di lorong-lorong akademia. Ilmu tanpa nilai akan kering, dan karakter akademik tanpa fondasi spiritual mudah goyah. Di sinilah tadarus al Qur’an menemukan relevansinya, bukan sekadar ritual, tetapi budaya akademik yang menyalakan hati sekaligus menajamkan nalar. Gus Baha (KH Ahmad Bahauddin Nursalim) mengingatkan...Baca Lebih Lanjut
Pada musim hujan saat ini kita diingatkan pentingnya integrasi mitigasi bencana dalam pendidikan tinggi, terutama di negara tropis seperti Indonesia. Negara kita rentan terhadap berbagai jenis bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, kekeringan, dan cuaca ekstrem, yang dapat berdampak besar pada masyarakat dan lingkungan. Pendidikan tinggi memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat...Baca Lebih Lanjut
Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUDA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menutup tahun 2025 dengan refleksi yang positif. Skema Al-Jabbar, yang merupakan salah satu dari Asmaul Husna (الْجَبَّارُ), berarti “Yang Maha Perkasa”, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Hashr: 23, “هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ ۚ سُبْحَانَ...Baca Lebih Lanjut
Fenomena “ghost rich” kini ramai diperbincangkan. Di ruang publik, muncul generasi anak muda yang tampak seperti tidak bekerja—tanpa kantor, tanpa seragam, tanpa jam masuk, namun gaya hidupnya stabil, bahkan naik kelas. Mereka hadir di kafe siang hari, aktif di dunia digital, dan seolah hidupnya terus berjalan tanpa struktur kerja konvensional yang selama ini dikenal masyarakat....Baca Lebih Lanjut
Era digital membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang ilmu-ilmu Ushuluddin dan ilmu-ilmu Adab. Namun, di balik kemajuan teknologi dan inovasi, terdapat tantangan serius yang dihadapi oleh ekosistem alam semesta, seperti perubahan iklim, polusi, dan kerusakan lingkungan, termasuk praktik zero entry mining tambang yang merusak lingkungan. Akhir-akhir ini menjadi perdebatan apa itu...Baca Lebih Lanjut
Era Society 5.0 membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi, politik, dan sosial. Namun, di balik kemajuan teknologi dan inovasi, terdapat ancaman serius yang dapat merusak tatanan masyarakat, yaitu korupsi dan penambangan jahat yang merugikan negara dan menyesengkarakan bangsa. Dalam konteks ini, Sarjana PTKI, khususnya lulusan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Sultan Maulana...Baca Lebih Lanjut
Komentar Terbaru