Mahasiswa BSA Pertama, Lulus dengan Sidang Artikel Jurnal

FUDA | Senin, 16/10/2023 – Ahmad Najid Rasikhullah dan Utfi Fahisfatun Ifadah menjadi mahasiswa pertama pada Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN SMH Banten yang lulus dengan skema artikel ilmiah atau publikasi jurnal ilmiah sebagai pengganti skripsi di Prodi Bahasa dan Sastra Arab (BSA). Keduanya dinyatakan lulus dengan jadwal yang berbeda. Utfi disidangkan pada hari Senin tanggal 24 Juli 2023, sedangkan Najid pada hari Jumat tanggal 6  Oktober 2023.

Artikel ilmiah Najid berjudul “Kontradiksi Mushaf Al-Quran Standar Indonesia dari Penulisan Kaidah Imla Hamzah Al-Qath’i & Al-Washli Pada Surah Al-Kahfi” diterima pada Jurnal ‘Ajamiy: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Univ. Muhammadiyah Gorontalo., dengan terakreditasi SINTA 4, berdasarkan LoA yang dikeluarkan ‘Ajamiy untuk diterbitkan pada edisi September 2023, Vol. 12 No. 2., di bawah bimbingan Dr. Lalu Turjiman Ahmad, M.A.

Adapun artikel Utfi berjudul “Analisis Bentuk Varian Makna Kalam Insyā Ṭalabī dalam Surat Al-Anfal” diterima pada Jurnal Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam UIN Raden Fatah Palembang., dengan terakreditasi SINTA 4, berdasarkan LoA yang dikeluarkan Tamaddun untuk diterbitkan pada edisi Januari 2023, Vol. XXII No. 2., di bawah bimbingan Dr. Ahmad Habibi Syahid, M.A.Pd.

Skema artikel ilmiah atau publikasi jurnal ini membawa mahasiswa untuk lulus tanpa skripsi. Prodi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) membuka peluang kepada mahasiswanya untuk memperkaya kajian dan juga syiar mengenalkan kampus UIN SMH Banten ke kancah yang lebih luas melalui penulisan artikel ilmiah, sehingga bisa diakses oleh khalayak ramai sebagai hasil kajian penelitian tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Lalu Turjiman Ahmad, M.A. selaku ketua jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) UIN SMH Banten.

 “Selain tuntutan akreditasi dengan 9 kriteria yang berorientasi pada out put dan out come, esensi dari penulisan artikel jurnal oleh mahasiswa terletak pada semangat mendiseminasikan produk keilmuan (nasyr al-intaj al-fikri) kepada khalayak. Dan jurnal menjadi tempat perjumpaan (meeting point) bagi para akademisi tanpa sekat gelar akademik. Dalam jurnal, kulluna bahits (tiap-tiap kita adalah peneliti). Semangat berbagi dan sillaturrahim akademik ini perlu terus ditingkatkan.” Jelas Dr. Lalu Turjiman.

Kedua artikel ilmiah dari mahasiswa BSA ini adalah hasil dari PPL, dan kemudian dilanjutkan untuk dipublikasi ke dalam artikel jurnal terakreditasi nasional dengan mahasiswa sebagai penulis pertama dan dosen pembimbing sebagai penulis pendamping dengan mencantumkan institusi UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Najid mengatakan bahwa proses penulisan artikel ilmiah ini diawali dengan pengambilan topik yang diberikan oleh jurusan pada saat PPL. Kemudian mulai melakukan bimbingan dengan dosen pembimbing terkait judul topik yang akan diteliti. Setelah mendapatkan persetujuan judul dari dosen pembimbing, mereka mulai menyiapkan instrumen penelitian untuk dapat tembus ke jurnal SINTA dengan cara sebagai berikut:

  1. Membuka laman SINTA terakreditasi nasional

Saat membuka laman SINTA, tentukan tujuan arah publikasi artikel ilmiah sesuai dengan kajian dan prodi masing-masing. Di SINTA ada beberapa tingkatan dari yang tertinggi SINTA 1 sampai SINTA 6. Untuk tingkatan akreditasi, prodi BSA memberikan standar untuk memilih SINTA 4 ke bawah. Jadi, Pastikan tujuan jurnal ilmiah yang akan dipublikasi adalah terakreditasi SINTA yang sesuai dengan ketentuan yang disepakati dari jurusan.

  1. Mendaftarkan Diri dan Memahami Aturan-Syarat dari Pengelola Jurnal

Setelah mantap memilih jurnal tujuan sesuai jurusan, pastikan untuk menghubungi melalui Nomor WA atau e-mail yang ada di website jurnal tersebut. Jika respon pihak jurnal lama atau tidak ada kepastian yang jelas, sebaiknya tinggalkan saja dan mencari yang lain. Jika sudah menghubungi pihak jurnal dan ada respon yang memungkinkan diterbitkan. Mulailah mendaftarkan diri di laman jurnal tersebut dan pahami aturan-syarat dari pengelola jurnal, apakah tidak dipungut biaya atau berbayar, dan sebagainya.

  1. Pastikan Kajian yang Ditulis Itu Menarik dan Mulailah untuk Menyesuaikan Template Jurnal

Jurnal terakreditasi nasional atau SINTA pasti akan banyak diminati oleh para peneliti se-Indonesia, dan tak jarang akan ada antrian dari para peneliti agar dapat dipublikasi. Oleh sebab itu perlu sekali untuk meyakinkan pengelola bahwa penelitianmu benar-benar menarik dan layak diterbitkan. Buatlah pengelola jurnal itu tertarik dari judul dan kajian yang ditulis sehingga karyamu bisa diterima.

  1. Letter Of Acceptance ( LoA)

Setelah mendapatkan kepastian bahwa penelitianmu menarik oleh pengelola dan akan diterbitkan baik dari jurnal yang tak berbayar dan berbayar. Biasanya dalam jangka waktu seminggu kamu akan diberikan LoA. Atau bisa juga menghubungi pengelola untuk meminta LoA. Kemudian akan dikonversi menjadi surat pembimbing skripsi, artinya kita tidak mengikuti alur Seminar Proposal, cukup dengan LoA.

  1. Revisi dari Reviewers

Setelah upload artikel ilmiah yang telah disesuaikan dengan template jurnal. Akan ada revisi dari reviewers melalui e-mail, dan kamu perlu segera melakukannya. Gunakan e-mail yang diberikan dari pihak instasi baik untuk mahasiswa maupun dosen. Jangan sampai revisi yang diberikan reviewers dibiarkan lama, sebab bisa saja artikel yang lama direvisi akan diterbitkan di volume berikutnya, dan itu bisa 6 bulan lamanya, sesuai berapa kali pihak pengelola jurnal mempublikasi dalam setahun.

  1. Publikasi dan Mulai Mendaftarkan Sidang Munaqosah di Fakultas

Laman website jurnal akan mengupload artikel ilmiah yang sudah direvisi. Jika artikel ilmiah mu sudah dipublikasi. Karena Najid dan Utfi dari jurusan BSA, maka dianjurkan untuk menerjemahkannya terlebih dahulu ke dalam bahasa Arab dengan dibimbing oleh dosen pembimbing yang ada di surat pembimbing skripsi dari hasil konversi LoA. Jika sudah diterjemahkan. Maka, mulailah bersiap-siap untuk merapikan berkas pendaftaran sidang munaqosah seperti biasanya.

Saat sidang munaqosah, yang akan diuji dan revisi oleh para penguji adalah dari hasil kajian ilmiah publikasi jurnal yang diterjemahkan ke bahasa Arab. Adapun artikel jurnal ilmiah yang sudah diterbitkan tidak  ada masalah. Dari konversi jurnal skripsi ini kemudian akan dibukukan seperti skripsi dan diberikan kepada perpustakaan pusat UIN SMH Banten, fakultas, dan jurusan. [A. N. Rasikhullah]

 

Scroll to Top