SERANG — Dalam upaya meningkatkan kualitas akademik dan mutu publikasi ilmiah, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUSPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Akselerasi Guru Besar dan Pengelolaan Jurnal Bereputasi Internasional.” Acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 10 hingga 12 Agustus 2026 ini, mengusung tema strategis “Memperkokoh Tridharma Perguruan Tinggi Melalui Akselerasi Guru Besar”.
Kegiatan ini secara khusus menghadirkan dua pakar utama di bidang kepenulisan akademik dan tata kelola jurnal, yakni Prof. Dr. Mursyid Djawas (Editor in Chief Jurnal Samarah) dan Dr. Abidin Nurdin. Kehadiran keduanya dirancang untuk memberikan pendampingan intensif bagi para dosen dalam menembus jurnal bereputasi global, sekaligus mempercepat langkah mereka dalam meraih jabatan fungsional tertinggi sebagai profesor.
Dalam sesi pelatihannya, Prof. Dr. Mursyid Djawas membedah tuntas strategi penulisan artikel ilmiah yang memenuhi standar global, tips menembus jurnal terindeks Scopus, serta tata kelola manajerial agar sebuah jurnal fakultas mampu bersaing di tingkat internasional. Sementara itu, Dr. Abidin Nurdin memberikan penguatan pada aspek metodologi penelitian dan peta jalan (roadmap) riset dosen agar terarah dan linier dengan kepakaran yang disyaratkan untuk menjadi Guru Besar.
Dekan FUSPI UIN SMH Banten, Dr. Masykur, M.Hum., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret fakultas dalam merespons tantangan dunia akademik global dewasa ini.
“Kegiatan ini adalah wujud komitmen FUSPI untuk terus mendorong peningkatan kapasitas SDM dosen. Tema ‘Memperkokoh Tridharma Perguruan Tinggi melalui Akselerasi Guru Besar’ sengaja kami angkat karena kami sadar bahwa tulang punggung sebuah universitas bertumpu pada kualitas riset dan publikasi para akademisinya,” tegas Dr. Masykur.
Lebih lanjut, beliau berharap pendampingan ini dapat membuahkan hasil nyata dalam waktu dekat. “Melalui bimbingan langsung dari pakar sekelas Prof. Mursyid Djawas dan Dr. Abidin Nurdin, kami menargetkan akan lahir lebih banyak lagi Guru Besar dari FUSPI yang karya-karyanya diakui dunia internasional. Peningkatan jumlah Guru Besar yang diiringi dengan pengelolaan jurnal bereputasi akan semakin memperkuat posisi keilmuan Ushuluddin di kancah global,” tambahnya.
Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh puluhan dosen dan pengelola jurnal di lingkungan FUSPI UIN SMH Banten. Rangkaian acara dijadwalkan berakhir pada 12 Agustus dengan agenda coaching clinic, di mana para peserta berkesempatan mendapatkan bedah manuskrip dan evaluasi langsung terhadap draf artikel ilmiah yang sedang mereka susun.




